Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Dan Gubernur Khofifah Program Ketahanan Pangan Dan Pengelolaan Sampah Di Sma Negeri 1 Gresik
- Admin
- 05 Agustus 2026
- 27
Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Khofifah Program Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah di SMA negeri 1 Gresik

MEDIASMANSA – SMAN 1 Gresik menerima kunjungan kerja strategis dari Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (15/7).
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Dr. Aries Agung Paewai, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Eko Agus Suwandi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah.
Dalam peninjauannya, Menteri LH dan Gubernur Jatim memantau area Greenhouse sekolah yang produktif menyuguhkan berbagai tanaman sayuran hidroponik maupun organik, seperti pakcoy, sawi, selada, dan bayam merah.
Pada kesempatan tersebut, Menteri LH bersama Gubernur Khofifah turut melakukan panen sayuran bersama para siswa. Aksi nyata pelestarian lingkungan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon markisa dan pohon jeruk secara bersama-sama di area sekolah.
Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menekankan pentingnya sekolah-sekolah di Indonesia mengadopsi program pengelolaan sampah mandiri dan ketahanan pangan sejak dini. Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian penanganan lingkungan di tingkat regional.
"Penting bagi sekolah kita memiliki program mengolah sampah dan ketahanan pangan. Provinsi Jawa Timur sejauh ini menjadi salah satu yang terbaik dalam pengelolaan sampah. Ini adalah bukti serius Pemprov Jatim dalam mengurangi volume sampah melalui sistem pengelolaan yang terintegrasi," tegas Jumhur.
Lebih lanjut Menteri LH juga mengapresiasi SMAN 1 Gresik yang dinilai berhasil membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
"Di SMAN 1 Gresik ini, dalam penilaian kami masuk kategori tertinggi, yaitu Adiwiyata Mandiri. Mereka mampu menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan dan menjadi contoh bagi institusi pendidikan di seluruh Indonesia," ujarnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh siswa SMAN 1 Gresik untuk konsisten menjaga lingkungan hidup, merawat tanaman, serta menjaga kebersihan dan harmoni di lingkungan sekolah.
"Saya mengingatkan anak-anak sekalian agar menjauhi narkoba, serta selalu menghormati guru, teman, dan orang tua. Terkait lingkungan, ketahanan pangan itu tidak hanya bisa dilakukan di sawah, tetapi bisa kita mulai dari lingkungan sekolah-sekolah," ujar Khofifah.
Khofifah juga menegaskan bahwa SMAN 1 Gresik menjadi bagian dari refleksi program ketahanan pangan sekolah. Melalui program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) ini, diharapkan menjadi komitmen seluruh sekolah di mana langkah positif SMAN 1 Gresik dapat diikuti oleh SMA/SMK lainnya di Jawa Timur. Dalam momentum tersebut, Gubernur Jatim turut menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp 1 juta rupiah beserta perlengkapan sepatu kepada sejumlah siswa jalur afirmasi.
Sebagai bentuk dukungan stimulan, Menteri LH memberikan bantuan secara simbolis berupa gerobak sampah untuk operasional sekolah yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.
Menanggapi kunjungan serta apresiasi tersebut, Kepala SMAN 1 Gresik, Bapak Irfan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap inovasi lingkungan di sekolahnya. Ia menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama seluruh warga sekolah dalam menjaga ekosistem belajar yang asri dan produktif. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan program SIKAP serta menjadikan SMAN 1 Gresik sebagai pusat edukasi lingkungan dan ketahanan pangan yang menginspirasi bagi sekolah-sekolah lain.
-admin

